Bajawa — Kota di Kaki Gunung

Bajawa adalah ibu kota Kabupaten Ngada sekaligus ibu kota Kecamatan Bajawa. Dikelilingi bukit-bukit yang hijau dengan hawa yang sejuk, sehingga sangat cocok sebagai tempat singgahan dan peristirahatan untuk merencanakan perjalanan ke berbagai obyek wisata yang tersebar di wilayah Kabupaten Ngada.

Pemandangan bukit hijau Bajawa

Obyek Wisata di Sekitar Bajawa

Bajawa menjadi titik tolak menuju sebaran obyek wisata di Kabupaten Ngada — dari taman laut hingga kampung adat, permandian air panas hingga situs prasejarah.

  • Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung
  • Permandian Air Panas Mengeruda
  • Pantai Pasir Ena Bhara Aimere
  • Kampung Tua: Bela, Bena, Nage, Wogo, Gurusina
  • Situs prasejarah Olabula

Event Budaya Insidental

Bajawa juga menjadi tuan rumah berbagai event budaya insidental — pembangunan rumah adat, ngadhu, bhaga, peo, dan para — serta beragam upacara budaya yang masih hidup hingga hari ini.

Reba

Upacara tahun baru masyarakat Ngada — penanda siklus pertanian dan persatuan kampung.

Etu

Tinju tradisional, lambang keberanian para pemuda kampung.

Caci

Tarung tradisional menggunakan cambuk dan perisai dari kulit kerbau.

Kabut tipis di pagi Bajawa

Sejarah Nama "Bajawa"

Nama Bajawa berasal dari kata "Bhajawa" — salah satu dari tujuh kampung tua di bagian barat kota. Tujuh kampung itu disebut sebagai "Nua Limazua":

  • Bhajawa
  • Bongiso
  • Bokua
  • Boseka
  • Pigasina
  • Boripo
  • Wakomenge

Hingga kini, jejak tujuh kampung tersebut masih dapat ditelusuri di tata ruang kota Bajawa modern.

Lanjutkan Perjalanan

Dari Bajawa, gunung Kelimutu dan Ende hanya beberapa jam berkendara.