Reba
Upacara tahun baru masyarakat Ngada — penanda siklus pertanian dan persatuan kampung.
Bajawa adalah ibu kota Kabupaten Ngada sekaligus ibu kota Kecamatan Bajawa. Dikelilingi bukit-bukit yang hijau dengan hawa yang sejuk, sehingga sangat cocok sebagai tempat singgahan dan peristirahatan untuk merencanakan perjalanan ke berbagai obyek wisata yang tersebar di wilayah Kabupaten Ngada.

Bajawa menjadi titik tolak menuju sebaran obyek wisata di Kabupaten Ngada — dari taman laut hingga kampung adat, permandian air panas hingga situs prasejarah.
Bajawa juga menjadi tuan rumah berbagai event budaya insidental — pembangunan rumah adat, ngadhu, bhaga, peo, dan para — serta beragam upacara budaya yang masih hidup hingga hari ini.
Upacara tahun baru masyarakat Ngada — penanda siklus pertanian dan persatuan kampung.
Tinju tradisional, lambang keberanian para pemuda kampung.
Tarung tradisional menggunakan cambuk dan perisai dari kulit kerbau.

Nama Bajawa berasal dari kata "Bhajawa" — salah satu dari tujuh kampung tua di bagian barat kota. Tujuh kampung itu disebut sebagai "Nua Limazua":
Hingga kini, jejak tujuh kampung tersebut masih dapat ditelusuri di tata ruang kota Bajawa modern.
Dari Bajawa, gunung Kelimutu dan Ende hanya beberapa jam berkendara.